1. AT
AT singkatan dari Advanced Technology. Power Supply atau disingkat PSU ini tergolong jenis lama dan hampir tidak atau jarang digunakan untuk jaman sekarang. Mempunyai 12pin konektor disebut dengan AT konektor daya. PSU AT digunakan pada komputer PentiumI, Pentium MMX, Pentium II dan Pentium III saja.
Ciri-ciri PSU AT:
- Kabel daya untuk motherboard terdiri 8 - 12 pin.
- Tombol ON/OFF bersifat manual.
- Daya rata-rata dibawah 250 watt.
- Ketika shutdown, PC tidak otomatis mati tetapi masih harus menekan tombol untuk mematikan secara total di casing (ada swit on/off)
2. ATX
ATX singkatan dari Advanced Technology eXtended. Dilengkapi dengan konektor yg memiliki 20pin, disebut konektor power ATX. PSU ATX digunakan pada komputer dengan CPU Pentium III, Pentium IV dan CPU AMD.
Ciri-ciri PSU ATX:
- Kabel power untuk motherboard terdiri dari 20 pin.
- Ketika shutdown PC akan otomatis mati.
- Daya lebih besar dari pada PSU AT
3. BTX
BTX singkatan dari Balanced Technology eXtended. Mempunyai 24 pin konektor, disebut dengan konektor power BTX. Dilengkapi juga dengan konektor power SATA 15 pin. ATX digunakan pada komputer Dual core, core2duo, Quad core, i3, i5, i7 CPU dan AMD model terbaru. BTX adalah jenis power supply paling banyak digunakan saat ini. Yang membedakannya dengan PSU AT adalah cara pemasngan kabel pwer ke motherboard yang lebih mudah dan praktis. Tidak perlu khawatir akan terbalik, karena jenis konektor pada kabel sudah disesuaikan dengan jenis slot yg ada pada motherboard.
Ciri-ciri PSU BTX:
- Kabel power untuk motherboard terdiri dari 24 pin.
- Ketika shutdown PC akan otomatis mati sama seperti ATX.
- Terdapat tambahan power SATA untuk Hard disk atau DVD room.
- Daya lebih besar karena konsumsi tegangan listrik untuk komputer level tinggi lebih banyak.
1. SERVER
Komputer server adalah CPU yang harus menggunakan PSU paling baik, PSU yang mempunyai pendingin cairan (Liquid Cooling System) karena komputer server hidup hampir 24 jam/hari. Jadi, jika panas power supply tidak stabil menyebabkan PSU menjadi cepat rusak dan mengakibatkan kerusakan pada komponen lainnya.
2. KILLER COMPUTER
Merupakan komputer dengan kemampuan yang hampir setara dengan komputer Server, sehingga kebutuhan akan Daya listrik juga cukup besar. Contoh spesifikasi komputer yang menggunakan PSU jenis ini memiliki perhitungan sebagai berikut:
Processor = 130 watt
VGA = 700 watt
Motherboard = 50 watt
RAM = 40 watt
Harddisk = 60 watt
Optical Drive = 20 watt
Watercooling = 100 watt
Kipas Case dan lampu led = 60 watt
Maka PSU yang anda butuhkan adalah 1200 watt ke atas.
3. GAMER / MUTLIMEDIA
Komputer bagi para gamers dan desain produk atau multimedia membutuhkan tenaga antara 450 watt sampai dengan 600 watt, banyak sekali dipasaran. Contoh spesifikasi komputer yang menggunakan PSU jenis ini sesuai dengan perhitungan kebutuhan perangkat keras didalamnya:
Processor = 100 watt
VGA = 250 watt
Motherboard = 40 watt
RAM = 20 watt
Harddisk = 40 watt
Optical Drive = 20 watt
Kipas = 40 watt (termasuk kipas processor & vga)
Maka PSU yang anda butuhkan adalah 450 watt ke atas.
4. HOME / STANDAR
Komputer standar yang biasa digunakan dirumah rata-rata menggunakan PSU standar dan konsumsi perangkat komputer yang ada didalamnya hanya sekitar 300 watt, berikut perhitungannya:
Processor = 80 watt
VGA = 130 watt
Motherboard = 30 watt
RAM = 20 watt
Harddisk = 40 watt
Optical Drive = 20 watt
Kipas = 20 watt (termasuk kipas processor dan vga)
PSU yang anda butuhkan adalah 350 – 450 watt
5. LOW
Komputer dengan kemampuan rendah, biasanya komputer yang menggunakan memory DDR2 atau DDR1 dan processor P4 atau dibawahnya. Berikut perhitungan perangkat keras didalamnya:
Processor = 60 watt
Motherboard = 30 watt
RAM = 10 watt
Harddisk = 40 watt
Optical Drive = 20 watt
Kipas = 10 watt (hanya kipas processor)
PSU yang anda butuhkan 350 watt ke bawah.
Dan yang terakhir adalah Spower supply yang bagus wajib kita pilih untuk menjaga keawetan komponen lainnya. Apalagi bagi Anda yang sedang merakit komputer kelas atas, misal untuk gaming. maka power supply kelas atas juga sangat diperlukan di sini, jangan sampai kita menggunakan power supply abal-abal yang justru semakin memperpendek usia komputer kita. berikut tips memilih PSU yang baik:
- Perkirakan jumlah daya yang dibutuhkan untuk komputer Anda, gunakan tool-tool yang ada di internet untuk membantu perhitungan seperti halnya keterangan diatas;
- Kemudian cari power supply yang cukup untuk memenuhi daya yang dibutuhkan oleh komputer Anda;
- Ketika Anda mencari PSU, jangan asal pilih PSU yang murah, ingat harga menentukan kualitas;
- Coba lihat rating PSU yang Anda dapatkan di internet, bagaimana ulasan para konsumen terhadap PSU tersebut;
- Usahakan untuk membeli PSU dari merk-merk yang sudah terpercaya dalam bidangnya, misalkan seasonic, Digital Alliance, dan masih banyak lagi yang lainya;
- Cari yang sudah memiliki cap bronze (minimal), yaitu sertifikat yang diberikan kepada psu dimana psu tersebut mampu memberikan efisiensi diatas 80%. apa itu efisiensi? efisiensi adalah sistem penghemat daya, yang jelas semkakin tinggi efisiensi, semakin kecil juga pengeluaran biaya listrik Anda.
- Pilih psu yang sudah berlabel 80+, karena label ini bukan sembarang label pada PSU, PSU tersebut harus melewati berbagai macam tahapan agar bisa lolos dan mendapatkan label tersebut, itulah sebabnya mengapa Anda harus memilih psu berlabel 80+.
Banyak informasi mengenai pengalaman penggunaan psu baik pengalaman pribadi atau pengalaman proyek, sebaiknya Anda membaca informasi tersebut untuk menentukan psu yang akan dibeli dan psu terbaru saat ini memiliki kemampuan seperti UPS. ~iSmartU~
