Casing merupakan bagian komputer yang berfungsi sebagai sebagai pondasi untuk menempelnya perangkat keras seperti CPU, Motherboard, Hard disk, Power Supply, CD/DVD room, Tombol On/Off dan lain-lain. Sebagai pelindung, casing bermanfaat melindungi bagian dalamnya dari kotoran atau debu, dari benturan dengan benda lain, sehingga bagian-bagian yang vital akan aman dan tidak cepat rusak. Selain fungsi primernya tersebut, casing juga dapat tampil dengan berbagai macam warna dan bentuk yang sesuai dengan keinginan kita. Tentu saja casing hasil modifikasi ini harganya lebih mahal. Yang terpenting dalam pemilihan casing adalah fungsi utamanya. Sehingga komputer kita berada dalam keadaan yang aman dan terlindungi.
Perlu diperhatikan dalam pembelian Casing atau Mobo adalah fasilitas yang melekat pada badan Casing tersebut, karena kualitas dan bahan casing menentukan kinerja komputer yang akan di sandingkan dengan perangkat keras lain nantinya. baiklah yang perlu diperhatikan adalah ..
1. Power Supply
Pastikan power supply dan casing diproduksi oleh perusahaan yang sama. Biasanya casing dan power supply ini adalah satu paket. Namun pada beberapa jenis casing high-end power supply dan casing dijual terpisah. Oleh karena itu pastikan casing dan power supply-nya berasal dari satu merek yang sama. Hal ini dimaksudkan supaya fitur pada power supply bisa diakomodasi oleh casing dan begitu juga sebaliknya. Daya yang dihasilkan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis power supply yang dibutuhkan pada setiap perangkat yang akan dipasang juga berbeda, urutan generasi power supply dari yang paling lama adalah AT (Advanced Technology) untuk komputer (Pentium I, Pentium II, Pentium III), berikutnya ATX (Advanced Technology eXtended) untuk komputer (Pentium III, Pentium VI dan AMD) dan generasi sekarang adalah BTX (Balanced Technology eXtended) untuk komputer (Pentium VI, Dual Core, Core 2 Duo, Core i3, Core i5, Core i7, dan AMD model terbaru).
2. Model atau bentuk
Pastikan kebutuhan Anda sesuai dengan model yang akan dibeli, karena model Casing atau Mobo ada 2 macam yaitu model desktop (casing tipis dan biasanya diposisikan tidur) dan model tower yang secara umum digunakan yaitu posisi tegak keatas. Kebanyakan casing yang digunakan adalah model tower karena memiliki ruang lebih besar dan tentunya ruang besar mempengaruhi suhu di dalam Casing atau Mobo menjadi lebih dingin. Bentuk mobo usahakan menarik agar pengguna merasa nyaman dan merasa komputer yang digunakan berkelas atau berkualitas.
3. Lubang Udara
Banyak sekali lubang udara pada casing, pastikan lubang udara yang ada mampu membuat sirkulasi udara terbaik untuk mencegah debu terjebak di dalam Mobo. Gunakan kipas Case untuk menjebak debu yang masuk dan keluar.
4. USB Front Panel Casing
Connector USB yang terdapat pada mobo memiliki letak yang bermacam-macam sesuai dengan bentuk dan model mobo, biasanya terdapat pada bagian depan dan letaknya dibawah, ditengah, dan diatas. Yang perlu diwaspadai adalah berfungsinya conektor USB ini, karena biasanya konektor tidak berfungsi dengan baik. Saran "tanyakan kepada penjual mobo, apakah boleh tukar casing kalau USB tidak berfungsi dengan baik".
5. Bongkar dan Pasang
Carilah mobo yang mudah dipasang dan dibongkar, terutama pada bagian penutup samping dan baut pengunci pada bagian belakang. Memiliki lubang yang cukup banyak untuk tempat motherboard.
6. Drive Bays
Seperti yang kami sebutkan diatas, semakin besar casing komputer, maka akan semakin banyak komponen-komponen yang bisa dipasang pada komputer anda. Salah satu komponen yang bertambah dari ukuran casing yang besar adalah drive bays. Drive bays merupakan kumpulan drive yang terdapat pada bagian depan, seperti disk untuk DVD atau Blu-Ray Optical drive. Ukuran dari DVD atau Blu-Ray optical drive ini biasanya sebesar 5.25 inci. Selanjutnya, biasanya digunakan oleh card reader atau beberapa USB yang memiliki ukuran sebesar 3.5 inci, dahulu slot ini biasanya digunakan untuk floopy disk.
Untuk casing yang memiliki ukuran full-size tower, kebanyakan memiliki maksimal 3 DVD atau Blu-Ray Optical drive. Tak hanya itu casing dengan ukuran ini juga memiliki maksimal 5 internal bays berukuran 3.5 inci. Ditambah lagi, anda bisa memilih casing yang memiliki slot SSD sebesar 2.5 inci yang mampu terpasang pada bagian depan depan. Namun, fitur ini sangat jarang dimiliki oleh casing-casing biasa.
Selamat mencoba dan semoba mobo yang Anda beli sesuai dengan keinginan Anda. Untuk informasi atau masukan kirim email ke ~iSmartU~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar