Minggu, 15 November 2015

Tips Hardware: Menentukan Power Supply

Menentukan Power Supply sesuai dengan kebutuhan akan menjadi mudah kalau kita memahami model power supply, yang ada dipasaran saat ini memiliki 3 model yaitu AT, ATX dan BTX. akan saya jelaskan berikut ini.

1.   AT
AT singkatan dari Advanced Technology. Power Supply atau disingkat PSU ini tergolong jenis lama dan hampir tidak atau jarang digunakan untuk jaman sekarang. Mempunyai 12pin konektor disebut dengan AT konektor daya. PSU AT digunakan pada komputer PentiumI, Pentium MMX, Pentium II dan Pentium III saja.
Ciri-ciri PSU AT:

  • Kabel daya untuk motherboard terdiri 8 - 12 pin.
  • Tombol ON/OFF bersifat manual.
  • Daya rata-rata dibawah 250 watt.
  • Ketika shutdown, PC tidak otomatis mati tetapi masih harus menekan tombol untuk mematikan secara total di casing (ada swit on/off)
2.   ATX

ATX singkatan dari Advanced Technology eXtended. Dilengkapi dengan konektor yg memiliki 20pin, disebut konektor power ATX. PSU ATX digunakan pada komputer dengan CPU Pentium III, Pentium IV dan CPU AMD.
Ciri-ciri PSU ATX:
  • Kabel power untuk motherboard terdiri dari 20 pin.
  • Ketika shutdown PC akan otomatis mati.
  • Daya lebih besar dari pada PSU AT
3.   BTX
BTX singkatan dari Balanced Technology eXtended. Mempunyai 24 pin konektor, disebut dengan konektor power BTX. Dilengkapi juga dengan konektor power SATA 15 pin. ATX digunakan pada komputer Dual core, core2duo, Quad core, i3, i5, i7 CPU dan AMD model terbaru.  BTX adalah jenis power supply paling banyak digunakan saat ini. Yang membedakannya dengan PSU AT adalah cara pemasngan kabel pwer ke motherboard yang lebih mudah dan praktis. Tidak perlu khawatir akan terbalik, karena jenis konektor pada kabel sudah disesuaikan dengan jenis slot yg ada pada motherboard.
Ciri-ciri PSU BTX:
  • Kabel power untuk motherboard terdiri dari 24 pin.
  • Ketika shutdown PC akan otomatis mati sama seperti ATX.
  • Terdapat tambahan power SATA untuk Hard disk atau DVD room.
  • Daya lebih besar karena konsumsi tegangan listrik untuk komputer level tinggi lebih banyak.
Selain model juga perlu diperhatikan kebutuhan dari Komputer yang akan dirakit, berikut adalah jenis PSU yang disesuaikan dengan kebutuhan Komputer:

1.   SERVER
Komputer server adalah CPU yang harus menggunakan PSU paling baik, PSU yang mempunyai pendingin cairan (Liquid Cooling System) karena komputer server hidup hampir 24 jam/hari. Jadi, jika panas power supply tidak stabil menyebabkan PSU menjadi cepat rusak dan mengakibatkan kerusakan pada komponen lainnya.


2.   KILLER COMPUTER
Merupakan komputer dengan kemampuan yang hampir setara dengan komputer Server, sehingga kebutuhan akan Daya listrik juga cukup besar. Contoh spesifikasi komputer yang menggunakan PSU jenis ini memiliki perhitungan sebagai berikut:
Processor = 130 watt
VGA = 700 watt
Motherboard = 50 watt
RAM = 40 watt
Harddisk = 60 watt
Optical Drive = 20 watt
Watercooling = 100 watt
Kipas Case dan lampu led  = 60 watt
Maka PSU yang anda butuhkan adalah 1200 watt ke atas.

3.   GAMER / MUTLIMEDIA
Komputer bagi para gamers dan desain produk atau multimedia membutuhkan tenaga antara 450 watt sampai dengan 600 watt, banyak sekali dipasaran. Contoh spesifikasi komputer yang menggunakan PSU jenis ini sesuai dengan perhitungan kebutuhan perangkat keras didalamnya:
Processor = 100 watt
VGA = 250 watt
Motherboard = 40 watt
RAM  = 20 watt
Harddisk  = 40 watt
Optical Drive = 20 watt
Kipas = 40 watt (termasuk kipas processor & vga)
Maka PSU yang anda butuhkan adalah 450 watt ke atas.
4.   HOME / STANDAR
Komputer standar yang biasa digunakan dirumah rata-rata menggunakan PSU standar dan konsumsi perangkat komputer yang ada didalamnya hanya sekitar 300 watt, berikut perhitungannya:
Processor = 80 watt
VGA = 130 watt
Motherboard = 30 watt
RAM = 20 watt
Harddisk = 40 watt
Optical Drive = 20 watt
Kipas = 20 watt (termasuk kipas processor dan vga)
PSU yang anda butuhkan adalah 350 – 450 watt
5.   LOW
Komputer dengan kemampuan rendah, biasanya komputer yang menggunakan memory DDR2 atau DDR1 dan processor P4 atau dibawahnya. Berikut perhitungan perangkat keras didalamnya:
Processor = 60 watt
Motherboard = 30 watt
RAM = 10 watt
Harddisk = 40 watt
Optical Drive = 20 watt
Kipas = 10 watt (hanya kipas processor)
PSU yang anda butuhkan 350 watt ke bawah.

Dan yang terakhir adalah Spower supply yang bagus wajib kita pilih untuk menjaga keawetan komponen lainnya. Apalagi bagi Anda yang sedang merakit komputer kelas atas, misal untuk gaming. maka power supply kelas atas juga sangat diperlukan di sini, jangan sampai kita menggunakan power supply abal-abal yang justru semakin memperpendek usia komputer kita. berikut tips memilih PSU yang baik:
  1. Perkirakan jumlah daya yang dibutuhkan untuk komputer Anda, gunakan tool-tool yang ada di internet untuk membantu perhitungan seperti halnya keterangan diatas;
  2. Kemudian cari power supply yang cukup untuk memenuhi daya yang dibutuhkan oleh komputer Anda;
  3. Ketika Anda mencari PSU, jangan asal pilih PSU yang murah, ingat harga menentukan kualitas;
  4. Coba lihat rating PSU yang Anda dapatkan di internet, bagaimana ulasan para konsumen terhadap PSU tersebut;
  5. Usahakan untuk membeli PSU dari merk-merk yang sudah terpercaya dalam bidangnya, misalkan seasonic, Digital Alliance, dan masih banyak lagi yang lainya;
  6. Cari yang sudah memiliki cap bronze (minimal), yaitu sertifikat yang diberikan kepada psu dimana psu tersebut mampu memberikan efisiensi diatas 80%. apa itu efisiensi? efisiensi adalah sistem penghemat daya, yang jelas semkakin tinggi efisiensi, semakin kecil juga pengeluaran biaya listrik Anda.
  7. Pilih psu yang sudah berlabel 80+, karena label ini bukan sembarang label pada PSU, PSU tersebut harus melewati berbagai macam tahapan agar bisa lolos dan mendapatkan label tersebut, itulah sebabnya mengapa Anda harus memilih psu berlabel 80+.
Banyak informasi mengenai pengalaman penggunaan psu baik pengalaman pribadi atau pengalaman proyek, sebaiknya Anda membaca informasi tersebut untuk menentukan psu yang akan dibeli dan psu terbaru saat ini memiliki kemampuan seperti UPS. ~iSmartU~

Tips Hardware: Menentukan Casing Komputer atau Mobo terbaik.

Casing merupakan bagian komputer yang berfungsi sebagai sebagai pondasi untuk menempelnya perangkat keras seperti CPU, Motherboard, Hard disk, Power Supply, CD/DVD room, Tombol On/Off dan lain-lain. Sebagai pelindung, casing bermanfaat melindungi bagian dalamnya dari kotoran atau debu, dari benturan dengan benda lain, sehingga bagian-bagian yang vital akan aman dan tidak cepat rusak. Selain fungsi primernya tersebut, casing juga dapat tampil dengan berbagai macam warna dan bentuk yang sesuai dengan keinginan kita. Tentu saja casing hasil modifikasi ini harganya lebih mahal. Yang terpenting dalam pemilihan casing adalah fungsi utamanya. Sehingga komputer kita berada dalam keadaan yang aman dan terlindungi.

Perlu diperhatikan dalam pembelian Casing atau Mobo adalah fasilitas yang melekat pada badan Casing tersebut, karena kualitas dan bahan casing menentukan kinerja komputer yang akan di sandingkan dengan perangkat keras lain nantinya. baiklah yang perlu diperhatikan adalah ..

1.   Power Supply
Pastikan power supply dan casing diproduksi oleh perusahaan yang sama. Biasanya casing dan power supply ini adalah satu paket. Namun pada beberapa jenis casing high-end power supply dan casing dijual terpisah. Oleh karena itu pastikan casing dan power supply-nya berasal dari satu merek yang sama. Hal ini dimaksudkan supaya fitur pada power supply bisa diakomodasi oleh casing dan begitu juga sebaliknya. Daya yang dihasilkan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis power supply yang dibutuhkan pada setiap perangkat yang akan dipasang juga berbeda, urutan generasi power supply dari yang paling lama adalah AT (Advanced Technology) untuk komputer (Pentium I, Pentium II, Pentium III), berikutnya ATX (Advanced Technology eXtended) untuk komputer (Pentium III, Pentium VI dan AMD) dan generasi sekarang adalah BTX (Balanced Technology eXtended) untuk komputer (Pentium VI, Dual Core, Core 2 Duo, Core i3, Core i5, Core i7, dan AMD model terbaru).

2.   Model atau bentuk
Pastikan kebutuhan Anda sesuai dengan model yang akan dibeli, karena model Casing atau Mobo ada 2 macam yaitu model desktop (casing tipis dan biasanya diposisikan tidur) dan model tower yang secara umum digunakan yaitu posisi tegak keatas. Kebanyakan casing yang digunakan adalah model tower karena memiliki ruang lebih besar dan tentunya ruang besar mempengaruhi suhu di dalam Casing atau Mobo menjadi lebih dingin. Bentuk mobo usahakan menarik agar pengguna merasa nyaman dan merasa komputer yang digunakan berkelas atau berkualitas.

3.   Lubang Udara
Banyak sekali lubang udara pada casing, pastikan lubang udara yang ada mampu membuat sirkulasi udara terbaik untuk mencegah debu terjebak di dalam Mobo. Gunakan kipas Case untuk menjebak debu yang masuk dan keluar.

4.   USB Front Panel Casing
Connector USB yang terdapat pada mobo memiliki letak yang bermacam-macam sesuai dengan bentuk dan model mobo, biasanya terdapat pada bagian depan dan letaknya dibawah, ditengah, dan diatas. Yang perlu diwaspadai adalah berfungsinya conektor USB ini, karena biasanya konektor tidak berfungsi dengan baik. Saran "tanyakan kepada penjual mobo, apakah boleh tukar casing kalau USB tidak berfungsi dengan baik".

5.   Bongkar dan Pasang
Carilah mobo yang mudah dipasang dan dibongkar, terutama pada bagian penutup samping dan baut pengunci pada bagian belakang. Memiliki lubang yang cukup banyak untuk tempat motherboard.

6.   Drive Bays
Seperti yang kami sebutkan diatas, semakin besar casing komputer, maka akan semakin banyak komponen-komponen yang bisa dipasang pada komputer anda. Salah satu komponen yang bertambah dari ukuran casing yang besar adalah drive bays. Drive bays merupakan kumpulan drive yang terdapat pada bagian depan, seperti disk untuk DVD atau Blu-Ray Optical drive. Ukuran dari DVD atau Blu-Ray optical drive ini biasanya sebesar 5.25 inci. Selanjutnya, biasanya digunakan oleh card reader atau beberapa USB yang memiliki ukuran sebesar 3.5 inci, dahulu slot ini biasanya digunakan untuk floopy disk.

Untuk casing yang memiliki ukuran full-size tower, kebanyakan memiliki maksimal 3 DVD atau Blu-Ray Optical drive. Tak hanya itu casing dengan ukuran ini juga memiliki maksimal 5 internal bays berukuran 3.5 inci. Ditambah lagi, anda bisa memilih casing yang memiliki slot SSD sebesar 2.5 inci yang mampu terpasang pada bagian depan depan. Namun, fitur ini sangat jarang dimiliki oleh casing-casing biasa.

Selamat mencoba dan semoba mobo yang Anda beli sesuai dengan keinginan Anda. Untuk informasi atau masukan kirim email ke ~iSmartU~

Asal Usul Nama Blog.

Zyhair adalah nama dari bahasa Arab yang artinya adalah pandai atau istimewah, nama Zyhair merupakan bentuk lain dari Zuhayr untuk nama anak laki-laki yang islami. Nama Zyhair dapat dikombinasikan atau dirangkai dengan nama lain yang mimiliki arti lebih bagus, arti sebuah nama sangatlah penting bagi harapan dan tujuan. Penulis memberikan nama blog ini Zyhari karena ingin berbagi ilmu pengetahuan yang benar dan tentunya istimewah buat pembaca blog ini.


Secara tidak langsung ketika kita menyebut nama Zyhair maka akan memberikan pengaruh baik terhadap kehidupan kita (lebai banget ya..) tapi kita akan menjadi bersemangat untuk menjadi lebih pandai agar tidak dibodohi orang lain dan menjadi generasi yang istimewah agar tidak selalu menggunakan barang atau fasilitas istimewah dari orang lain. ~iSmartU~